Kamis, 30 September 2010

impian tengah malam

By: Perindu Syahid

mencoba melerai benang kusut yang tlah lama trabaikan...
menguak kembali kisah-kisah usang yang dahulu jadi impian..
dan meleburkan aura diri dari kelelapan..........

aku ingin berubah...dan ku bertahan dalm perubahanku...
lagu itu yang terbesit dalam untaian fikir panjangku...

melabuhkan diri pada satu dermaga terakhir...
dermaga tepat kapal kecil itu bersandar,,,
mengisi bekal dan meregangkan kelelahan....
mereka semua tlah merapat..............

namun aku masih hanyut dalam buaian ombak lautan...
tanpa sadar bahwa badai laut siap membelai kapal kecil yang tak ada kekuatan...
ku hanya berharap..... seperti yelena berharap kepada Tuhan dalam lukanya,,,
jangan sombong kau anak muda...
tak ada hasil tanpa usaha...

kembalikan dirimu kepada kapal induk mu...
kapal yang bisa menghatarkan mu menuju gemercik pagi ditengah tumpukan salju...
karena kau hanya menyisir rindu tanpa mencoba memberikan shampo nutrisi.... yang menguatkan ikatannya.....

kembalilah hiasi rona mata yang dapat menaburkan kristal indah ,,,
melantunkan lagu kebenaran dari bibir lugu dikabut malam...
membuka telinga akan dunia dengkuran....

semoga hidupmu ridho Allah tercurahkan dalam setiap untaian malam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar